bisikan sayup pada bulan
lihat ia tersenyum malu
tatap dua insan dibawah remang sinarnya
hembusan angin
buat diri berhidik
lihat bulan tersipu
tatap genit dua insan
di atas rumput malam
sang bulan bermimpi
mimpi cerita tentang dua insan
tapaki kaki kehidupan
malam ini
bulan sembunyi
tutup sebagian diri pada awan
tak ada lagi dua insan
tak lagi kisah manis dua insan
sang bulan redup
sinarnya berhenti
pada sosok bunga di tepi jalan
dibalik tembok itu
tersimpan kisah
cercahan darah
menghiasi jalan
hanya ada batu
di antara rerumputan makam