Dengan inikah kita bertahan
menunggu bagai tulang tak bernyawa
bak boneka tani di tengah sawah
diam hingga koyak tak berdaya
Inikah cara kita
Bersaing demi satu kata
Saat egoisme bakar diri
Saat nafas beradu dalam ruang
Seakan waktu menuntut
Pinta tumbal darah muda
Aku tak tahu harus menyebut apa
bagiku terlalu rumit
atau aku yang merumitkannya
Hanya ada tuntutan dan tuntutan
himpit jiwa
bungkam
sisahkan ketih
Aku tak tau kapan berakhir
semua rasa bergejolak
memaksa ingin keluar
dalam nafas jiwa pra insan